JANJI DI MAKKAH, TERPENUHI DI UHUD: KISAH UBAY BIN KHALAF

JANJI DI MAKKAH, TERPENUHI DI UHUD: KISAH UBAY BIN KHALAF

Kaum musyrikin berusaha keras membunuh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, namun Allah menjaganya dari mereka.

Diriwayatkan bahwa Ubay bin Khalaf pernah mengancam Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam saat beliau masih di Makkah bahwa suatu hari ia akan membunuh beliau.

Rasul menjawab, “Justru aku yang akan membunuhmu, in sya Allah.”

Pada perang Uhud, ia berhasil mengejar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam di lembah Uhud dan berkata, “Hai Muhammad, aku tidak akan selamat jika engkau selamat.”

Para sahabat berkata, “Wahai Rasulullah, apakah pantas salah seorang dari kami berlaku sopan kepadanya?”

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Biarkanlah ia.”

Ketika ia semakin dekat, beliau mengambil tombak dari al-Harits bin ash-Shimmah, kemudian menghadapinya dan menikam lehernya hingga ia jatuh berkali-kali dari kudanya.

Ia kembali kepada kaumnya dengan luka di leher yang tidak terlalu besar dan darah yang telah berhenti.

Ia berkata, “Demi Allah, Muhammad telah membunuhku!”

Kaumnya berusaha menenangkannya dengan mengatakan bahwa lukanya tidak seberapa, namun ia menjelaskan kepada mereka apa yang pernah dikatakan Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam kepadanya ketika di Makkah. Lalu ia berkata, “Demi Allah, jika ia meludah kepadaku, ia pasti dapat membunuhku dengan ludahnya.”

Musuh Allah itu kemudian mati saat mereka membawanya kembali ke Makkah. Peristiwa ini merupakan bagian dari tanda dan bukti kenabian Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam.

Baca sebelumnya: KETIKA ALLAH MENURUNKAN KANTUK KEPADA KAUM MUKMININ DI UHUD

Baca setelahnya: DIALOG TAUHID DI MEDAN PERANG

(Prof Dr Mahdi Rizqullah Ahmad)

Kisah Sirah Nabawiyah