Segala puji bagi Allah yang memiliki berbagai nikmat, baik yang tampak maupun yang tersembunyi, pokok-pokoknya maupun cabang-cabangnya. Nikmat-nikmat itu telah memberikan kepada jiwa-jiwa tujuan yang paling tinggi dan puncak yang paling luhur. Aku bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah semata, yang mengaruniakan berbagai kebaikan dan kesenangan, serta menolak berbagai hukuman, musibah, dan bahaya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya, al-Mushthafa yang terpilih. Ya Allah, limpahkanlah shalawat kepada Muhammad, keluarganya, para sahabatnya yang mulia, dan orang-orang yang mengikuti mereka dengan baik dalam ucapan, perbuatan, serta keyakinan. Dan limpahkanlah salam dengan sebenar-benarnya.
Amma ba‘du.
Wahai manusia, bertakwalah kepada Allah Ta’ala dan bersyukurlah kepada-Nya atas nikmat-nikmat dan karunia-karunia yang telah Dia anugerahkan kepada kalian. Ketahuilah bahwa kalian tidak akan mampu menghitung dan mencatat seluruhnya. Maka sibukkanlah diri kalian dengan merenungkan pokok-pokok nikmat itu dan kaidah-kaidahnya, serta apa yang lahir darinya berupa buah, hasil, dan manfaat.
Apabila orang yang memiliki kecerdasan memerhatikan keadaan umat dan penyimpangan mereka dari agama Islam yang lurus, niscaya hatinya akan dipenuhi rasa syukur kepada Rabb Yang Mahapenyayang atas nikmat Islam, sunah, dan jalan yang lurus yang telah Dia karuniakan kepadanya. Kemudian apabila ia melihat orang-orang yang mengaku sebagai bagian dari Islam, padahal Islam telah terpecah menjadi tujuh puluh tiga golongan dan semuanya berada dalam kebinasaan kecuali Ahlus Sunnah yang Allah karuniakan kepada kalian untuk berada di atasnya, maka ia akan menyadari betapa besar nikmat dan luasnya karunia Allah kepada kalian, karena Dia telah melindungi agama kalian dari berbagai bid‘ah dan kesyirikan. Dia telah menyelamatkan kalian dari sarana-sarana kesyirikan, jalan-jalan menuju kesesatan dan kebinasaan, melalui berbagai sebab dan perantara yang telah Allah Yang Mahamulia mudahkan.
Allah menegakkan bagi setiap zaman seorang imam yang teguh di atas jalan yang lurus. Imam kalian adalah Ahmad bin Hanbal, imam besar pembela sunah, kitab Allah, serta para sahabat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para pengikut mereka. Melalui beliau, sunah dapat dibedakan dari berbagai bid‘ah yang muncul dari berbagai kelompok dan golongan.
Kemudian Allah menegakkan Syaikhul Islam kaum muslimin, Ahmad bin Taimiyah, pembela agama. Beliau berjihad menghadapi orang-orang kafir, kaum munafik, para pelaku penyimpangan, dan berbagai kelompok ahli bid‘ah. Beliau menampakkan dengan jelas sunah beserta tanda-tandanya, menjelaskan ilmunya, menyingkap berbagai penyimpangan yang menutupinya sejak generasi terdahulu maupun kemudian. Jalan beliau diteruskan oleh murid-muridnya dan para ulama besar yang mengikuti jejaknya.
Kemudian Allah memberikan taufik kepada Syekh Jazirah dan imamnya, Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab. Beliau menegakkan urusan ini, terus berjihad menghadapi para musuh dengan sungguh-sungguh hingga tersebar tauhid yang murni dan sunah yang bersih di tengah manusia. Beliau memerangi kesyirikan, berbagai sarananya, bid‘ah, dan kerusakan, sehingga Jazirah Arab terselamatkan dengan karunia Allah dan dipenuhi dengan sunah serta tauhid.
Usaha beliau yang patut disyukuri dibantu oleh murid-murid, saudara-saudara, dan para penolongnya dalam memberantas kesyirikan dan penyimpangan. Maka kalian mendapati negeri itu, segala puji bagi Allah, tetap berada di atas kebaikan yang disaksikan dan dikenal. Tidak ada kuburan yang disembah, tidak ada perantara yang dijadikan sarana kepada makhluk, tidak ada tempat kelahiran yang diagungkan, dan tidak ada tempat ibadah yang dijadikan tujuan selain Allah.
Termasuk nikmat Allah yang besar kepada kalian dan kebaikan-Nya yang terus mengalir kepada kalian adalah Dia telah menakdirkan bagi kalian para pemimpin yang mulia ini. Mereka adalah orang-orang yang Allah jadikan sebagai penjaga agama yang benar. Agama itu tetap terpelihara, tersebar, dan kokoh hingga kalian tumbuh besar, demikian pula anak-anak dan cucu-cucu kalian. Kalian meminum dari mata air syariat yang paling jernih dan paling murni. Kalian mengetahui bahwa semua itu tidak dapat diraih dengan kekuatan dan kecerdasan kalian sendiri. Akan tetapi, itulah karunia Allah yang tidak memiliki batas dan tidak berkesudahan.
Sementara itu, kalian melihat negeri-negeri lain dipenuhi oleh kesyirikan, kekafiran, ateisme, berbagai bentuk bid‘ah yang tercela, pembangunan di atas kuburan, serta akhlak-akhlak yang buruk dan keji.
Maka pujilah Rabb kalian atas nikmat-nikmat ini, yang kalian tidak akan mampu menghitungnya dan tidak pula mensyukurinya dengan sempurna. Mohonlah ampun kepada-Nya atas segala kekurangan kalian dan bertobatlah kepada-Nya, karena Dia Mahamenerima tobat. Mintalah kepada-Nya agar menjaga agama kalian, meneguhkan kalian di atas kebenaran hingga datang kematian, dan agar Dia memelihara kalian dalam perlindungan dari berbagai keburukan dan perkara-perkara yang membinasakan. Sesungguhnya Dia Mahadekat dan mengabulkan doa.
Allah Ta’ala berfirman:
فَادْعُوهُ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
“Berdoalah kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkan untuk kalian.” (QS Ghafir: 60)
Segala puji bagi Allah, Rabb semesta alam.
Semoga Allah memberkahi aku dan kalian dengan al-Qur’an yang agung.
Baca juga: NIKMAT ISLAM
Baca juga: DUNIA SEMAKIN BERDEKATAN
Baca juga: ISLAM ADALAH PERATURAN HIDUP YANG SEMPURNA
(Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di)

