BERHIAS DENGAN AKHLAK LEMBUT

BERHIAS DENGAN AKHLAK LEMBUT

Di antara hal yang disukai oleh Allah Ta’ala adalah lembut dalam segala urusan. Allah Mahalembut dalam segala urusan. Dia mencintai hamba-hambanya yang lembut akhlaknya serta ramah dan pandai pergaulannya.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إنَّ اللهَ رَفيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ فِي الْأَمْرِ كُلِّهِ

Sesungguhnya Allah Mahalembut dan menyukai kelembutan dalam segala urusan.” (Muttafaq ‘alaih)

Karena Allah Ta’ala menyukai kelembutan, Dia memberikan pahala atas perkara yang dilakukan dengan lembut yang tidak sama dengan pahala atas perkara yang dilakukan dengan kasar, keras atau tidak lembut.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ رَفِيقٌ يُحِبُّ الرِّفْقَ، وَيُعْطِي عَلَى الرِّفْقِ، مَا لَا يُعْطِي عَلَى الْعُنْفِ، وَمَا لَا يُعْطِي عَلَى مَا سِوَاهُ

Sesungguhnya Allah Mahalembut dan menyukai kelembutan. Dia memberi pada kelembutan apa yang tidak diberikan pada kekasaran dan apa yang tidak diberikan pada selainnya.” (HR Muslim)

Oleh kerena itu, setiap muslim seharusnya selalu berhias diri dengan kelembutan, yaitu lembut dalam segala urusan, baik dalam pergaulan dengan keluarga, kerabat, teman, maupun orang lain di sekitarnya.

Dari Aisyah radhiyallahu ‘anha, dia berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ الرِّفْقَ لَا يَكُونُ فِى شَىْءٍ إِلَّا زَانَهُ، وَلَا يُنْزَعُ مِنْ شَىْءٍ إِلَّا شَانَهُ

Sesungguhnya kelembutan tidak ditemukan pada sesuatu kecuali menghiasinya dan tidak dicabut dari sesuatu kecuali mencemarinya.” (HR. Muslim)

Orang yang bergaul dengan orang lain dengan penuh kelembutan akan merasakan kenikmatan dan kelapangan hati. Sebaliknya, orang yang bergaul dengan orang lain dengan kasar dan keras pasti akan menyesal, lalu berkata, “Alangkah baiknya jika aku tadi tidak melakukannya.” Akan tetapi, waktu telah berlalu.

Orang yang lembut dapat mencapai keinginannya atau sebagian keinginannya. Sedangkan orang yang kasar tidak akan mendapatkan keinginannya. Sekalipun mendapatkannya, itu didapatkan dengan susah payah.

Hadis ini memberikan manfaat bahwa setiap muslim harus berhias dengan akhlak lembut karena kelembutan akan menghiasinya di mata manusia dan di sisi Allah Ta’ala.

Manfaat lain hadis ini adalah bahwa setiap muslim harus menjauhi sikap kasar dan keras karena sikap-sikap itu akan mencemari pelakunya di mata manusia dan di sisi Allah Ta’ala. Mereka akan terhalang dari kebaikan dalam perbuatannya.

Dari Jarir bin Abdillah radhiyallahu ‘anhu, dia berkata: Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

مَنْ يُحْرَمِ الرِّفْقَ، يُحْرَمِ الْخَيْرَ كُلَّهُ

Barangsiapa terhalang dari kelembutan, ia terhalang dari seluruh kebaikan.” (HR Muslim)

Semoga Allah memberi taufik kepada kita agar dapat melakukan kebaikan dan kesalehan, serta akhlak dan etika yang mulia.

Baca juga: LEMAH LEMBUT KEPADA ORANG DI BAWAH KITA

Baca juga: BERSIKAP BAIK KEPADA PEREMPUAN

Baca juga: AKHLAK YANG BAIK

Rujukan:

1. Syekh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin, Syahr Shahih al-Bukhari,

2. Imam an-Nawawi, al-Minhaj Syarh Shahih Muslim ibn al-Hajjaj.

Kelembutan Hati