Disyariatkan berziarah kubur untuk mengambil pelajaran dan mengingat akhirat. Hal ini berdasarkan hadis yang sahih dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنِّي كُنْتُ نَهَيْتُكُمْ عَنْ زِيَارَةِ الْقُبُورِ، فَزُورُوهَا؛ فَإِنَّهَا تُذَكِّرُكُمُ الْآخِرَةَ
“Sesungguhnya dahulu aku pernah melarang kalian berziarah kubur. Sekarang berziarahlah ke kuburan, karena sesungguhnya ziarah kubur mengingatkan kalian kepada akhirat.” (Diriwayatkan oleh Muslim no. 1977, Abu Dawud no. 3235, at-Tirmidzi no. 1054, an-Nasa’i 4/89, Ibnu Majah no. 1571, dan Ahmad)
Dalam riwayat an-Nasa’i:
وَلَا تَقُولُوا هُجْرًا
“Janganlah kalian mengucapkan perkataan yang batil.”
Makna al-hajr adalah perkataan yang batil. Termasuk di dalamnya adalah meratap (niyahah), sebagaimana termasuk pula di dalamnya sikap tidak menerima dan tidak ridha terhadap takdir. Termasuk perkataan batil juga adalah memohon pertolongan kepada orang-orang yang telah meninggal dan berdoa kepada mereka.
Tujuan ziarah kubur ada dua:
Pertama: Hendaklah niat berziarah adalah untuk mengambil pelajaran dan mengingat akhirat, sebagaimana telah disebutkan dalam hadis sebelumnya.
Kedua: Hendaklah berdoa untuk orang-orang yang telah meninggal dan mengucapkan salam kepada mereka.
Dalilnya adalah hadis sahih dari Buraidah radhiyallahu ‘anhu, ia berkata: Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam dahulu mengajarkan kepada mereka apabila mereka pergi ke pemakaman. Di antara mereka mengucapkan,
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ أَهْلَ الدِّيَارِ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ وَالْمُسْلِمِينَ، وَإِنَّا إِنْ شَاءَ اللَّهُ بِكُمْ لَاحِقُونَ، أَسْأَلُ اللَّهَ لَنَا وَلَكُمُ الْعَافِيَةَ
“Semoga keselamatan tercurah kepada kalian, wahai penghuni negeri ini dari kalangan orang-orang mukmin dan muslim. Sesungguhnya kami, insya Allah, akan menyusul kalian. Aku memohon kepada Allah keselamatan bagi kami dan kalian.” (Diriwayatkan oleh Muslim no. 975, an-Nasa’i 4/94, dan Ibnu Majah no. 1547)
Baca juga: KEMATIAN – NIKMAT DAN AZAB KUBUR
Baca juga: BANGKIT MEMENUHI PANGGILAN RABB ALAM SEMESTA
Baca juga: ZIARAH KUBUR YANG SESUAI SYARIAT DAN YANG BID’AH
Baca juga: JAGA DIRI DARI AIR KENCING, SELAMAT DARI AZAB KUBUR
Baca juga: TEMPAT-TEMPAT YANG BOLEH DAN TIDAK BOLEH MELAKSANAKAN SHALAT
(Syekh Abu Abdurrahman Adil bin Yusuf al-Azazy)

