KISAH TELADAN ABDULLAH BIN JAHSY, ‘AMRU BIN AL-JAMUH, DAN MUJAHID LAINNYA

KISAH TELADAN ABDULLAH BIN JAHSY, ‘AMRU BIN AL-JAMUH, DAN MUJAHID LAINNYA

Banyak kisah kepahlawanan yang lahir dari keimanan muncul dalam perang ini, di antaranya:

Seseorang berkata kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, “Bagaimana menurutmu, jika aku terbunuh, di manakah tempatku?”

Beliau menjawab, “Di Surga.”

Maka orang itu segera membuang kurma yang masih ada di tangannya kemudian bertempur hingga memperoleh syahid.

Sebelum perang, Abdullah bin Jahsy berkata, “Sesungguhnya aku bersumpah bahwa kami akan bertemu dengan musuh. Jika kami telah bertempur melawan mereka, aku ingin mereka membunuhku lalu merobek perutku serta merusak tubuhku, sehingga ketika aku bertemu dengan-Mu dan Engkau bertanya, ‘Kenapa ini?’ aku akan menjawab, ‘Karena-Mu.’”

Ketika ia bertemu dengan musuh dan bertempur melawan mereka, kaum muslimin menemukannya di akhir pertempuran dalam keadaan sebagaimana yang ia sebutkan.

Bahkan ‘Amru bin al-Jamuh bersikeras untuk ikut berperang bersama empat anaknya, meskipun mereka telah berusaha mencegahnya karena cacat yang ia miliki. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam kemudian meminta anak-anaknya untuk membiarkannya, selama ia sangat mengidamkan syahid.

Di antara yang ia katakan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam adalah, “Bagaimana pendapatmu, jika aku terbunuh hari ini, apakah aku dapat menjejak Surga dengan cacatku ini?”

Beliau menjawab, “Iya.”

Maka ia berkata, “Demi Dzat yang mengutusmu dengan kebenaran, hari ini aku pasti akan menjejak Surga dengan cacatku ini, in sya Allah.”

Ia pun bertempur hingga berhasil meraih apa yang ia idam-idamkan, yaitu syahid.

Baca sebelumnya: LUKA NABI DAN KASIH SAYANG YANG TAK PERNAH PADAM

Baca setelahnya: DETIK-DETIK SYAHIDNYA SA‘AD BIN AR-RABI’

(Prof Dr Mahdi Rizqullah Ahmad)

Kisah Sirah Nabawiyah