KEUTAMAAN DZIKIR

KEUTAMAAN DZIKIR

Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kepada orang-orang yang berdzikir sesuatu yang tidak Dia berikan kepada seorang pun dari seluruh alam. Dia mengangkat mereka ke derajat-derajat yang tinggi dan menjadikan mereka sebagai orang-orang pilihan di antara kaum mukminin.

Aku bersaksi bahwa tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Dia, tidak ada tandingan dan tidak ada penolong bagi-Nya. Aku bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya serta orang yang paling utama dalam berdzikir.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat dan salam kepada Muhammad, keluarga beliau, para sahabat beliau, dan orang-orang yang mengikuti mereka hingga Hari Kiamat.

Amma ba’du.

Wahai sekalian manusia, bertakwalah kepada Allah Ta’ala dan mohonlah pertolongan untuk mewujudkan ketakwaan tersebut dengan berdzikir kepada Raja Yang Mahaagung. Sesungguhnya berdzikir kepada-Nya akan mengantarkan seorang hamba kepada segala kebaikan yang besar dan menyelamatkannya dari azab yang pedih. Dengan mengingat Allah, hati menjadi tenteram serta berbagai perkara yang tidak menyenangkan dan kesusahan akan sirna.

Tidakkah kalian mengetahui bahwa barang siapa mengingat Allah dalam dirinya, Allah akan mengingatnya dalam diri-Nya; barang siapa mengingat-Nya di tengah suatu kumpulan, Allah akan mengingatnya di tengah kumpulan yang lebih baik daripada mereka di hadirat kesucian-Nya? Bahwa laki-laki dan perempuan yang banyak mengingat Allah adalah al-mufarridun (orang-orang yang unggul dan terdepan), serta bahwa mereka adalah orang-orang yang terdepan dalam memperoleh segala kebaikan, kemuliaan, dan kenikmatan?

Dzikir kepada Allah mendatangkan kekayaan dan berbagai macam manfaat, serta mengusir kegelisahan, kesedihan, kesusahan, dan berbagai kesulitan.

Tidakkah kalian mendengar bahwa memperbanyak dzikir kepada Allah lebih baik bagi kalian daripada menginfakkan emas dan perak serta berjihad? Bahkan, seluruh ibadah disyariatkan untuk menegakkan dzikir seorang hamba kepada Allah.

Sesungguhnya Surga itu tanahnya baik, airnya tawar, dan merupakan tanah lapang. Tanamannya adalah amal saleh dan memperbanyak dzikir kepada Sang Raja Yang Mahamembalas.

Barang siapa mengucapkan:

سُبْحَانَ اللَّهِ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ، وَلَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ، وَلَا حَوْلَ وَلَا قُوَّةَ إِلَّا بِاللَّهِ الْعَلِيِّ الْعَظِيمِ

Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tidak ada sembahan yang berhak disembah selain Allah, Allah Mahabesar, dan tidak ada daya serta kekuatan kecuali dengan pertolongan Allah Yang Mahatinggi lagi Mahaagung,” maka dengan setiap kalimat tersebut akan ditanamkan baginya sebuah pohon di taman-taman Surga.

Barang siapa memperbanyak dzikir kepada Allah, dosa-dosanya akan diampuni dan kekurangan yang ada padanya akan diperbaiki. Dengan demikian, orang-orang yang berdzikir akan memperoleh kecintaan Allah di dunia dan merasakan manisnya iman. Mereka juga akan memperoleh kebahagiaan pada hari perjumpaan dengan-Nya ketika kemuliaan dan keridhaan dianugerahkan kepada mereka. Mereka akan memperoleh kebahagiaan di dalam kubur ketika mendapatkan ketenteraman dan kenikmatan, serta kegembiraan ketika para malaikat menyambut mereka seraya memberikan ucapan selamat atas kebaikan, kemuliaan, dan karunia yang mereka peroleh.

Betapa besar penyesalan orang-orang yang lalai. Betapa banyak kenikmatan dan kebahagiaan yang luput dari mereka, dan betapa banyak hukuman dan keburukan yang mereka peroleh. Sungguh, mereka telah kehilangan kebaikan dunia dan akhirat serta kembali dengan kegagalan, penyesalan, dan kerugian yang nyata.

Allah Ta’ala berfirman:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تُلْهِكُمْ أَمْوَالُكُمْ وَلَا أَوْلَادُكُمْ عَنْ ذِكْرِ اللَّهِ وَمَنْ يَفْعَلْ ذَلِكَ فَأُولَئِكَ هُمُ الْخَاسِرُونَ

Wahai orang-orang yang beriman, janganlah harta kalian dan anak-anak kalian melalaikan kalian dari mengingat Allah. Barang siapa melakukan demikian, maka mereka itulah orang-orang yang rugi.” (QS al-Munafiqun: 9)

بَارَكَ اللهُ لِي وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيمِ

Baca juga: TINGKATAN DZIKIR

Baca juga: SEBAGIAN ADAB-ADAB DZIKIR

Baca juga: UCAPAN TERAKHIR SEBELUM TIDUR

Baca juga: PENTINGNYA BERDZIKIR DAN KEDUDUKANNYA

Baca juga: KEUTAMAAN DZIKIR-DZIKIR YANG BERKAITAN DENGAN AMALAN SEHARI SEMALAM

(Syekh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’di)

Khotbah