PEMBICARAAN PARA PENGHUNI SURGA DAN FIRMAN RABB MEREKA KEPADA MEREKA

PEMBICARAAN PARA PENGHUNI SURGA DAN FIRMAN RABB MEREKA KEPADA MEREKA

Segala puji bagi Allah Yang Mahaagung karunia-Nya, Yang memberikan balasan kepada orang-orang saleh berupa surga-surga dan sungai-sungai, dan di atas semua itu adalah memandang ar-Rahman Jalla fi ‘Ulahu. Shalawat dan salam semoga tercurah kepada Nabi, kekasih, dan khalil kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, serta kepada keluarga beliau hingga Hari Kiamat.

Pembicaraan para penghuni Surga, betapa agungnya pembicaraan itu, dan betapa bahagianya para penghuninya. Kenikmatan dan keharuman, Rabb yang ridha dan tidak murka, bersenang-senang di dalam Surga, bidadari-bidadari yang belum pernah disentuh oleh manusia maupun jin, makanan dan minuman, istana-istana dan berbagai kebaikan, naungan yang rindang, serta kehidupan yang menyenangkan.

Khayalan seseorang pun terhenti pada sabda beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam,

فِيهَا مَا لَا عَيْنٌ رَأَتْ، وَلَا أُذُنٌ سَمِعَتْ، وَلَا خَطَرَ عَلَى قَلْبِ بَشَرٍ

Di dalamnya terdapat apa yang belum pernah dilihat oleh mata, belum pernah didengar oleh telinga, dan belum pernah terlintas dalam hati manusia.” (Diriwayatkan oleh al-Bukhari no. 3244 dan Muslim no. 2824)

Para penghuni Surga memiliki pembicaraan yang disebutkan oleh ar-Rahman dalam Kitab-Nya, dan sebagian darinya telah dijelaskan kepada kita melalui perkataan Nabi-Nya shallallahu ‘alaihi wa sallam. Di antara pembicaraan mereka adalah:

Bahwa mereka memuji Allah atas disempurnakannya nikmat kepada mereka. Dia-lah yang berhak mendapatkan segala pujian, dan kepada-Nya-lah segala pujian ditujukan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَنَزَعْنَا مَا فِي صُدُورِهِمْ مِنْ غِلٍّ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهِمُ الْأَنْهَارُ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي هَدَانَا لِهَذَا وَمَا كُنَّا لِنَهْتَدِيَ لَوْلَا أَنْ هَدَانَا اللَّهُ لَقَدْ جَاءَتْ رُسُلُ رَبِّنَا بِالْحَقِّ وَنُودُوا أَنْ تِلْكُمُ الْجَنَّةُ أُورِثْتُمُوهَا بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُونَ

Kami mencabut segala rasa dendam yang ada dalam dada mereka. Sungai-sungai mengalir di bawah mereka. Mereka berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memberi petunjuk kepada kami menuju ini. Kami tidak akan mendapat petunjuk sekiranya Allah tidak memberi petunjuk kepada kami. Sungguh, rasul-rasul Rabb kami telah datang membawa kebenaran.’ Diserukan kepada mereka, ‘Itulah Surga yang telah diwariskan kepada kalian disebabkan apa yang dahulu kalian kerjakan.’” (QS al-A’raf: 43)

Allah Ta’ala berfirman:

وَسِيقَ الَّذِينَ اتَّقَوْا رَبَّهُمْ إِلَى الْجَنَّةِ زُمَرًا حَتَّىٰ إِذَا جَاءُوهَا وَفُتِحَتْ أَبْوَابُهَا وَقَالَ لَهُمْ خَزَنَتُهَا سَلَامٌ عَلَيْكُمْ طِبْتُمْ فَادْخُلُوهَا خَالِدِينَ ۝ وَقَالُوا الْحَمْدُ لِلَّهِ الَّذِي صَدَقَنَا وَعْدَهُ وَأَوْرَثَنَا الْأَرْضَ نَتَبَوَّأُ مِنَ الْجَنَّةِ حَيْثُ نَشَاءُ فَنِعْمَ أَجْرُ الْعَامِلِينَ

Orang-orang yang bertakwa kepada Rabb mereka dibawa ke dalam Surga secara berkelompok-kelompok. Hingga apabila mereka telah sampai kepadanya dan pintu-pintunya telah dibukakan, para penjaganya berkata kepada mereka, ‘Keselamatan tercurah kepada kalian. Kalian telah menjadi baik, maka masuklah ke dalamnya untuk selama-lamanya.’ Mereka berkata, ‘Segala puji bagi Allah yang telah memenuhi janji-Nya kepada kami dan mewariskan bumi ini kepada kami. Kami dapat menempati Surga di mana saja yang kami kehendaki. Maka, sebaik-baik balasan adalah bagi orang-orang yang beramal.’” (QS az-Zumar: 73–74)

Di antara pembicaraan para penghuni Surga di dalam Surga adalah bahwa ucapan penghormatan mereka adalah salam, doa mereka adalah, “Mahasuci Engkau, ya Allah,” dan akhir doa mereka adalah, “Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam.”

Allah Ta’ala berfirman:

دَعْوَاهُمْ فِيهَا سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ وَتَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ وَآخِرُ دَعْوَاهُمْ أَنِ الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

Doa mereka di dalamnya adalah, ‘Mahasuci Engkau, ya Allah,’ ucapan penghormatan mereka adalah, ‘Salam,’ dan akhir doa mereka adalah, ‘Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam.’” (QS Yunus: 10)

Allah Ta’ala juga berfirman:

وَأُدْخِلَ الَّذِينَ آمَنُوا وَعَمِلُوا الصَّالِحَاتِ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ خَالِدِينَ فِيهَا بِإِذْنِ رَبِّهِمْ تَحِيَّتُهُمْ فِيهَا سَلَامٌ

Orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal-amal saleh dimasukkan ke dalam surga-surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya dengan izin Rabb mereka. Ucapan penghormatan mereka di dalamnya adalah, ‘Salam.’” (QS Ibrahim: 23)

Di antara pembicaraan para penghuni Surga di dalam Surga adalah bahwa mereka bertanya tentang keadaan para penghuni Neraka. Mereka bertanya kepada penghuni Neraka apakah apa yang telah dijanjikan kepada mereka benar-benar telah mereka dapatkan.

Allah Ta’ala berfirman:

وَنَادَى أَصْحَابُ الْجَنَّةِ أَصْحَابَ النَّارِ أَنْ قَدْ وَجَدْنَا مَا وَعَدَنَا رَبُّنَا حَقًّا فَهَلْ وَجَدْتُمْ مَا وَعَدَ رَبُّكُمْ حَقًّا قَالُوا نَعَمْ فَأَذَّنَ مُؤَذِّنٌ بَيْنَهُمْ أَنْ لَعْنَةُ اللَّهِ عَلَى الظَّالِمِينَ

Para penghuni Surga menyeru para penghuni Neraka, ‘Sungguh, kami telah mendapatkan apa yang dijanjikan Rabb kami kepada kami sebagai suatu kebenaran. Apakah kalian juga telah mendapatkan apa yang dijanjikan Rabb kalian sebagai suatu kebenaran?’ Mereka menjawab, ‘Ya.’ Kemudian seorang penyeru mengumumkan di antara mereka, ‘Laknat Allah atas orang-orang zalim.’” (QS al-A’raf: 44)

Allah Ta’ala juga berfirman:

وَعِنْدَهُمْ قَاصِرَاتُ الطَّرْفِ عِينٌ ۝ كَأَنَّهُنَّ بَيْضٌ مَكْنُونٌ ۝ فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءَلُونَ ۝ قَالَ قَائِلٌ مِنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ ۝ يَقُولُ أَئِنَّكَ لَمِنَ الْمُصَدِّقِينَ ۝ أَئِذَا مِتْنَا وَكُنَّا تُرَابًا وَعِظَامًا أَئِنَّا لَمَدِينُونَ ۝ قَالَ هَلْ أَنْتُمْ مُطَّلِعُونَ ۝ فَاطَّلَعَ فَرَآهُ فِي سَوَاءِ الْجَحِيمِ ۝ قَالَ تَاللَّهِ إِنْ كِدْتَ لَتُرْدِينِ ۝ وَلَوْلَا نِعْمَةُ رَبِّي لَكُنْتُ مِنَ الْمُحْضَرِينَ

Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang membatasi pandangannya, bermata indah, seakan-akan mereka adalah telur yang tersimpan dengan baik. Kemudian sebagian mereka menghadap kepada sebagian yang lain sambil saling bertanya. Salah seorang di antara mereka berkata, ‘Sesungguhnya dahulu aku mempunyai seorang teman yang berkata, “Apakah engkau benar-benar termasuk orang-orang yang membenarkan? Apakah apabila kita telah mati dan menjadi tanah dan tulang-belulang, kita benar-benar akan diberi balasan?”‘ Ia berkata, ‘Maukah kalian melihat?’ Kemudian ia melihat, lalu ia melihat temannya itu berada di tengah-tengah Neraka Jahim. Ia berkata, ‘Demi Allah, sungguh engkau hampir saja mencelakakanku. Sekiranya bukan karena nikmat Rabb-ku, niscaya aku termasuk orang-orang yang dihadapkan untuk menerima azab.’” (QS ash-Shaffat: 48–57)

Di antara pembicaraan mereka pula adalah bahwa mereka berbicara kepada Rabb mereka dan Rabb mereka berbicara kepada mereka. Mereka memuji-Nya dan menyampaikan kepada-Nya bahwa mereka telah ridha dengan kenikmatan yang mereka peroleh. Kemudian Allah menyempurnakan nikmat atas mereka dengan keridhaan-Nya yang kekal.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يَقُولُ لِأَهْلِ الْجَنَّةِ: يَا أَهْلَ الْجَنَّةِ، فَيَقُولُونَ: لَبَّيْكَ رَبَّنَا وَسَعْدَيْكَ، وَالْخَيْرُ فِي يَدَيْكَ. فَيَقُولُ: هَلْ رَضِيتُمْ؟ فَيَقُولُونَ: وَمَا لَنَا لَا نَرْضَى يَا رَبِّ، وَقَدْ أَعْطَيْتَنَا مَا لَمْ تُعْطِ أَحَدًا مِنْ خَلْقِكَ؟ فَيَقُولُ: أَلَا أُعْطِيكُمْ أَفْضَلَ مِنْ ذَلِكَ؟ فَيَقُولُونَ: يَا رَبِّ، وَأَيُّ شَيْءٍ أَفْضَلُ مِنْ ذَلِكَ؟ فَيَقُولُ: أُحِلُّ عَلَيْكُمْ رِضْوَانِي، فَلَا أَسْخَطُ عَلَيْكُمْ بَعْدَهُ أَبَدًا

Sesungguhnya Allah berfirman kepada para penghuni Surga, ‘Wahai penghuni Surga!’ Mereka menjawab, ‘Kami memenuhi panggilan-Mu, wahai Rabb kami, dan kami menyambut-Mu. Segala kebaikan berada di tangan-Mu.’ Allah berfirman, ‘Apakah kalian telah ridha?’ Mereka menjawab, ‘Bagaimana mungkin kami tidak ridha, wahai Rabb kami, sedangkan Engkau telah memberikan kepada kami apa yang tidak Engkau berikan kepada seorang pun dari makhluk-Mu?’ Allah berfirman, ‘Maukah Aku berikan kepada kalian sesuatu yang lebih utama daripada itu?’ Mereka berkata, ‘Wahai Rabb kami, apakah yang lebih utama daripada itu?’ Allah berfirman, ‘Aku limpahkan keridhaan-Ku kepada kalian, sehingga setelah ini Aku tidak akan murka kepada kalian selama-lamanya.’” (HR al-Bukhari no. 7518 dan Muslim no. 2829)

Ya Allah, sesungguhnya Engkau telah memberikan Islam kepada kami tanpa kami memintanya, maka janganlah Engkau menghalangi kami dari Surga, sedangkan kami memohon Surga kepada-Mu. Ya Allah, sesungguhnya kami memohon kepada-Mu Surga dan segala perkataan serta perbuatan yang mendekatkan kepadanya. Kami berlindung kepada-Mu dari Neraka dan segala perkataan serta perbuatan yang mendekatkan kepadanya. Ya Allah, jadikanlah kami termasuk hamba-hamba-Mu yang bertakwa.

Ya Allah, limpahkanlah shalawat, salam, dan keberkahan kepada Nabi kami Muhammad, kepada keluarga dan para sahabat beliau. Segala puji bagi Allah, Rabb seluruh alam.

Baca juga: ADAB BERBICARA (5)

Baca juga: SIFAT PENGHUNI SURGA

Baca juga: ORANG SOMBONG PENGHUNI NERAKA

Baca juga: ANCAMAN MENGGUNAKAN HARTA TANPA HAK

Baca juga: KAUM LUTH DAN HUKUMAN BAGI PELAKU HOMOSEKSUAL

(Fuad bin Abdul Aziz asy-Syalhub)

Akidah