WAJIB BERIMAN KEPADA MALAIKAT DAN RASUL

WAJIB BERIMAN KEPADA MALAIKAT DAN RASUL

1️⃣5️⃣ Menetapkan keberadaan para malaikat dan bahwa wajib beriman kepada mereka.

Di sini ada satu masalah: apakah malaikat berupa jasad, roh, atau kekuatan?

Jawabannya: para malaikat memiliki tubuh (jasad) dengan bentuk-bentuk tertentu. Allah ‘Azza wa Jalla berfirman:

جَاعِلِ الْمَلَائِكَةِ رُسُلًا أُولِي أَجْنِحَةٍ مَثْنَىٰ

Yang menjadikan para malaikat sebagai para utusan yang memiliki sayap-sayap, berpasang-pasang.” (QS Fathir: 1)

Dan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

أَطَّتِ السَّمَاءُ

Langit berderit.”

Derit (al-athith) adalah seperti bunyi derit pelana, yaitu apabila di atas unta terdapat beban yang berat, maka terdengar bunyi derit karena beratnya beban tersebut. Maka beliau shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَحُقَّ لَهَا أَنْ تَئِطَّ، مَا مِنْ مَوْضِعِ أَرْبَعِ أَصَابِعَ إِلَّا وَفِيهِ مَلَكٌ قَائِمٌ لِلَّهِ أَوْ رَاكِعٌ أَوْ سَاجِدٌ

Dan memang pantas ia berderit, karena tidak satu tempat selebar empat jari pun melainkan di sana ada malaikat yang berdiri karena Allah, atau rukuk, atau sujud.”

Hadis Jibril ‘alaihissalam ini menunjukkan bahwa ia memiliki enam ratus sayap yang menutupi ufuk, dan dalil-dalil tentang hal ini sangat banyak.

Adapun orang yang mengatakan bahwa malaikat hanyalah roh dan tidak memiliki tubuh, maka perkataan tersebut adalah mungkar dan sesat. Dan yang lebih mungkar lagi adalah orang yang mengatakan bahwa malaikat hanyalah kiasan bagi kekuatan-kekuatan kebaikan dalam diri manusia, dan setan adalah kiasan bagi kekuatan-kekuatan kejahatan. Maka ini termasuk pendapat yang paling batil.

1️⃣6️⃣ Bahwa wajib beriman kepada seluruh rasul. Jika seseorang beriman kepada satu rasul saja lalu mengingkari selainnya, maka ia tidak beriman kepada para rasul, bahkan ia adalah kafir. Bacalah firman Allah ‘Azza wa Jalla:

كَذَّبَتْ قَوْمُ نُوحٍ الْمُرْسَلِينَ

Kaum Nuh telah mendustakan para rasul.” (QS asy-Syu’ara’: 105)

Padahal mereka hanya mendustakan Nabi Nuh dan sebelum beliau tidak ada rasul. Namun mendustakan satu rasul berarti mendustakan seluruh rasul. Demikian pula mendustakan satu kitab —bahwa ia diturunkan dari sisi Allah— berarti mendustakan seluruh kitab.

Baca juga: PENGEMBALIAN ROH KE JASAD

Baca juga: KISAH ORANG YANG BERPENYAKIT KUSTA, ORANG BOTAK, DAN ORANG BUTA

Baca juga: KEWAJIBAN MENGIKUTI RASULULLAH DALAM SEGALA PERINTAH DAN LARANGAN

(Syekh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin)

Akidah Arba'in an-Nawawiyyah