WASPADA AGAR TIDAK TERPENGARUH OLEH FITNAH HARTA

WASPADA AGAR TIDAK TERPENGARUH OLEH FITNAH HARTA

Dari Anas bin Malik radhiyallahu ‘anhu, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَكْبَرُ ابْنُ آدَمَ وَيَكْبَرُ مَعَهُ اثْنَانِ حُبُّ الْمَالِ وَطُولُ الْعُمُرِ

Anak Adam semakin tumbuh dewasa semakin besar pula bersamanya dua perkara, yaitu cinta harta dan panjang umur.” (HR al-Bukhari dan Muslim)

Faedah Hadis

1️⃣ Harta halal memiliki nilai yang tinggi dalam Islam. Allah Ta’ala mensyariatkan berbagai bentuk ibadah yang berdasarkan pada harta halal, seperti zakat, haji, dan jihad. Harta merupakan penopang kehidupan dan kebutuhan manusia. Oleh karena itu, Islam tidak menyuruh kaum muslimin untuk menjauhi harta, akan tetapi memperingatkan mereka untuk tidak menyibukkan diri dengan harta sehingga lalai dari ketaatan kepada Allah Ta’ala. Begitu juga, Islam mencela keserakahan dalam mengumpulkan harta, jika seorang muslim terpedaya oleh harta.

2️⃣ Semakin panjang umur seseorang dalam ketaatan kepada Allah Ta’ala, semakin dekat ia kepada Allah Ta’ala, dan semakin tinggi derajatnya di akhirat kelak. Hal itu karena setiap amal yang dilakukannya selama ia berumur panjang membuat dirinya semakin dekat kepada Allah Ta’ala.

3️⃣ Sekadar berumur panjang tidak berarti baik bagi seseorang, kecuali dengan melakukan kebaikan yang sesuai dengan ajaran Islam. Oleh karena itu, orang yang berkeinginan untuk berumur panjang tetapi lalai dari ketaatan kepada Allah Ta’ala diberi peringatan. Jika keinginannya untuk berumur panjang dipenuhi dengan melakukan amal saleh dan kebaikan, petunjuk, serta hal-hal yang bermanfaat bagi orang lain, maka keinginan itu merupakan hal yang baik.

Baca juga: ALLAH TIDAK MENERIMA ALASAN ORANG YANG BERUMUR PANJANG

Baca juga: PANJANG UMUR DAN BAIK AMAL

Baca juga: DERAJAT ORANG TUA MENINGKAT KARENA DOA ANAKNYA

(Dr Muhammad Murtada bin A’isy Muhammad)

Kelembutan Hati